Archive | January 2014

Do’a dalam Remang

Dari bilik sederhana
Di sudut desa
Aku tergugu

Kekasihku
Di tengah ramai
Membelah lampu kota

Disini
Aku bermain dengan orang desa
Menguntai mimpi orang kota

Disana
Kekasihku bermain dengan orang kota terpinggir
Merengkuh mimpi kedamaian desa

Remang malam ini
Aku tersungkur di ujung sajadah
Memohon pada Sang Maha

Satukan jiwa kami
Satukan raga kami
Dunia akhirat

Jombang, 10112013; 18:32 WIB

Tentang Mencintai

loveloveSaya menulis ini diiringi tangisan putri keduaku. Entahlah hari ini dia sedang labil. Tadi, ketika pak irwan memberikan ilmu2nya juga disambi saya harus menenangkan ribut2 si putriku dengan kakaknya. Ah, biasalah. Anak-anak demikian gumam pak irwan.

Anak-anak memiliki 4 kebutuhan rasa: rasa aman, rasa diakui, rasa diterima dan rasa dicintai/disayangi.

Nah, anak2 tidak perlu dicintai. Tetapi mereka perlu mendapatkan rasa dicintai. Nah, rasa dicintai antar anak berbeda2. Ada yang merasa dicintai jika:
1. Diberi pujian atas perilaku baiknya
2. Diberi hadiah
3. Diberi waktu khusus baginya
4. Diberi sentuhan/belaian fisik
5. Dilayani kebutuhannya

Demikianlah, bisa jadi setiap anak memiliki rasa yang berbeda. Si sulung bisa jadi takkan bergeming dan tak merasa dicinta jika diberi hadiah apapun karena baginya ia hanya butuh pujian di setiap perilaku baiknya.

Si putri no.2 bisa jadi hanya butuh waktu khusus baginya untik bermain2 dengan abinya. Disitulah ia merasa dicintai.

Ya, tanamkan rasa dicintai itu pada anak2mu sesuai dengan diri mereka. Perhatikan dari 5 rasa dicinta yg kutulis, manakah yg mengena di tiap anakmu. Jika kau bingung, berikan saja kelima itu, lalu perhatikan hal mana yang paling membuatnya bergairah. Itu artinya, hal yang paling menggairahkan baginya itulah yg harus serimg kau pupuk untuk terus menambah saldo rasa cintamu padanya.

Lalu, bagaimana kepada pasangan? Ya, sama saja. Perhatikan hal2 yang membuatnya merasa dicinta. Dan tentu, sekali lagi jangan pernah menganggap tabu membicarakan hal ini pada pasangan. Diskusilah, bertanyalah: kekasihku, apa gerangan yang membuatmu merasa kucintai.

Kalau sudah tahu, terus pupuklah dan selamat merayakan keluarga penuh cinta.

#inspirasi pak irwan

Tentang Pasangan yang Ngambek

relationshipMenjalani biduk rumah tangga, twntulah tidak selalu mulus. Ada suka ada duka. Ada tawa renyah ada tangis menggugu. Ada kasih tertunai ada pula cemburu yang jadi bumbu.

Nah, suatu ketika pasanganmu juga akan ngambek. Muak dengan dirimu. Itu adalah suatu yang manusiawi. Teringatkah engkau tentang ngambeknya istri2 rasulullah hingga beliau uendak menceraikan mereka?

Untuk ini, janganlah kau sok tahu. Ngambeknya karena apa? Tanyalah baik2 kepadanya mengapa dia ngambek. Untuk itulah kita harus saling memahami pasangan kita. Usahakan di awal menjalani hidup rumah tangga, diskusikan hal2 yang memungkinkan membuatnya ngambek.

‘Tombol Jangan seorang wanita’
Ada satu lagi. Seorang wanita memiliki tombol jangan dalam dirinya. Sebagai lelaki, ketahuilah tombol jangan ini. Tombol ini akan bermasalah jika sang lelaki menekannya. Misal wanitamu bilang ‘jangan pernah ngomong ttng mantanmu yang x itu’ maka usahakan jangan pernah sekalipun ngomong tentang si x.

Nah, bagi kau wanita. Katakan tombol jangan mu pada lelakimu. Agar tak jadi salah paham. Karena bisa jadi saking terbukanya suamimu dengan dirimu dia mengobral setiap sudut dalam dirinya karena merasa kau sudah sejiwa dengannya. Padahal kau punya ‘tombol jangan’.

Kuncinya, setiap masalah yang timbul diskusikanlah dengan baik2. Jangan ngambekan. Kalaupun pasangan kita ngambek, berlapang dadalah dan diskusikan dengan baik. Ingat, pasangan kita tidaklah sempurna sebagaiamana kita yang tidak sempurna.

#inspirasi dari pak irwan

Tentang Suami (lagi)

Seorang suami adalah pemimpin dalam rumah tangga. Konsekwensinya dia harus selalu nampak kokoh dihadapan istrinya. Ia tidak boleh sedikitpun nampak cengeng di depan istrinya.

Semua wanita memimpikan berdansa dengan pangeran gagah. Kemudian setelah berdansa, sang wanita akan dibawa lari dengan kuda putih oleh sang pangeran menuju istananya.

Begitulah, seorang wanita akan bangga didekap suami yang kokoh, yang mempunyai visi besar (istana) dan wanitapun akan mengikuti sang lelaki dengan kuda putih pilihan sang pangeran.

suamiLalu, sebagai seorang suami yang memang manusia dan bisa salah apakah boleh dia mengeluh tentang beratnya perjalanan menuju istana itu pada kekasihnya?

Tentu saja boleh. Sekali2 pangeran terjatuh dari kuda putihnya itu adalah hal wajar. Namun, sebelum mengeluh pada wanitamu, wahai lelaki pastikan wanitamu sdh mengagumimu sbg pangerannya.

Nah, kalau putri di belakang kuda putih itu sdh mengagumi pangerannya ketika pangeran itu terjatuh, sang putri akan mengulurkan tangannya untuk membantunya bangkit dan mereka meneruskan perjalanan menuju istana.

#inspirasi dari pak irwan